Gerak Cepat, Pemdes Mangkurajo Salurkan BLT-DD Tahap II Salur I

 

Lebong RI NEWS _ Sesuai dengan PMK 50/PMK.07/2020, pemerintah mengantisipasi dampak COVID 19 melalui instrumen jaring pengaman sosial (Social Safety Net), yang salah satunya berbentuk Bantuan Langsung Tunai melalui Dana Desa (BLT-DD).

Jum'at, 3 Oktober 2020 bertempat di kantor desa mangkurajo, Pemdes mangkurajo kecamatan lebong selatan kabupaten lebong provinsi bengkulu salurkan BLT-DD tahap II salur I, kepada 35 KK penerima manfaat, disalurkan secara langsung tunai.

Dipimpin langsung oleh kepala desa mangkurajo, M.Syaeri dihadiri camat lebong selatan yang diwakili oleh kasi pm, staf kecamatan,Kapolsek  L/S, babinsa, babinkamtibmas,  pendamping kecamatan,pendamping desa, bpd, pemerintah desa mangkurajo serta relawan covid 19.

Camat lebong selatan melalui,Hanibal Adhari,SE selaku kasi PM kecamatan menyampaikan, kita kecamatan mengapresiasi kinerja pemerintah desa mangkurajo dalam gerak cepatnya untuk penyaluran BLT-DD ini.Kita ketahui, tadi pagi sekitar pukul 09.00 wib mereka baru pencairan di bank BPD, namun siang ini langsung disalurkan ke masyarakat penerima manfaat bantuan langsung tunai dana desa.Untuk seluruh penerima manfaat, gunakanlah uang tersebut dengan sebaik mungkin, tetap patuhi protokol kesehatan.

Dalam sambutan sekaligus arahannya M.Syaeri menyampaikan, sesuai dengan PMK 50/PmK.07/2020, kami pemerintah desa menyalurkan kembali blt-dd untuk tahap II salur I yakni untuk bulan juli.Beliau menjelaskan kepada seluruh penerima manfaat, jangan salah beranggapan.Sesuai dengan arahan dan perintah dari pemerintah pusat, dalam hal ini blt-dd tambahan  selama 3 bulan terhitung dari bulan juli-september dan besarannyapun tidak sama yakni dari Rp.600 rb/KPM/bulan menjadi senilai Rp.300 rb/KPM/perbulan.

Harapan saya kepada seluruh penerima manfaat, gunakanlah uang bantuan langsung tunai dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah tersebut dengan sebaik mungkin, mengingat dampak dari pandemi covid 19 ini sangat mempengaruhi kehiduapn sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.Kita semua belum tau kapan pandemi ini akan berakhir, maka dari itu tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan"tegasnya".

Disalurkan secara langsung tunai kepada 35 KK penerima manfaat.ada sebanyak 3 KK penerima manfaat yang tidak bisa hadir di kantor desa karena faktor usia dan kesehatan, melalui tim yang telah ditunjuk oleh kepala desa, didampingi  pendamping kecamatan, pendamping desa, babinkamtibmas diserahkan langsung kerumah-rumah mereka. 


Jurnalis

( Fikri )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.