Monitoring Penggunaan DD tahun Anggaran 2020 Desa Tangsi Duren

Kepahiang RI News- Kamis (07/09/2020) Desa Tangsi Duren mendapatkan jadwal dari Kecamatan  kabawetan dalam rangka Monitoring dan evaluasi kegiatan DD dan ADD tahap 1 dan 2 Tahun Anggaran 2020.

Acara berlangsung di Balai Desa Tangsi Duren, kegiatan monitoring dan evaluasi dihadiri Oleh Camat Kecamatan Kabawetan, Babinsa, Kasi PMD  beserta staf yang bertugas, PLD Tangsi Duren, Pendamping Desa Pendamping Kecamatan dan juga seluruh Perangkat Desa Tangsi Duren.
 Kegiatan dimulai dengan kata sambutan Bapak Yunanto selaku Camat Kabawetan, "sama seperti desa-desa lain di kecamatan kabawetan beliau selalu mengingatkan kepada seluruh masyarakat desa Tangsi Duren terutama masyarakat di Kecamatan kabawetan bahwa kecamatan kabawetan merupakan daerah wisata yang berada di kabupaten kepahiang oleh karena itu obyek wisatanya harus lebih dikembangkan lagi supaya menjadi ciri khas desa itu sendiri terutama obyek wisata yang berada di desa Tangsi Duren. Yang lebih penting lagi beliau juga menekankan bahwa dalam pengolahan sampah harus ditingkatkan lagi karena tidak baik jika daerah yang merupakan daerah yang memiliki potensi obyek wisata yang bagus tetapi dalam pengolahan sampah kurang ditingkatkan sehingga terjadi penumpukan sampah dan membuat pemandangan yang kurang enak. Sama seperti desa-desa lainnya di kecamatan Kabawetan PR dari pak camat adalah tingkatkan pengelolaan sampah dan kembangkan lagi obyek-obyek wisata yang berada di desa di kecamatan kabawetan sehingga itu menjadi ciri khas desa itu sendiri. Khususnya obyek wisata yang berada di Desa Tangsi Duren, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa sehingga dapat membantu perekonomian yang lagi sulit dimasa Pandemi ini dan juga protokol pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona harus diterapkan seperti selalu memakai masker,sediakan tempat cuci tangan dan  jaga jarak." Ujarnya.
Di akhir acara bapak Muriyanto selaku kepala Desa Tangsi Duren yang diwakilkan oleh Sekretaris Desa bapak Wamad mengajak tim verifikasi dan juga tim investigasi media Revolusi yang bertugas pada saat itu melihat pekerjaan fisik Desa Tangsi Duren, terdapat 3 pembangunan yang menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2020 yaitu pada tahap 1 pekerjaan pertama berupa Drainase yang terdapat 2 type yaitu: TypeA (panjang 47 meter) yang pengerjaannya telah selesai 100% dan TypeB (panjang 200 meter) yang pengerjaannya baru selesai 80% dan pekerjaan kedua berupa Tembok Pelapis Tebing(TPT) sepanjang 200meter dan tinggi 80cm yang pengerjaannya belum diselesaikan karena drainase TypeB blm selesai 100% sehingga harus diselesaikan sampai 100% agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Pada pembangunan tahap 2 berupa pembuatan jalan Lapen sepanjang 500meter yang berfungsi sebagai jalan menuju kebun masyarakat yang dalam pembangunannya belum sama sekali dikerjakan karena harus menyelesaikan pembangunan Drainase dan TPT dan Pemdes Tangsi Duren juga masih menunggu Dana Desa Tahap 2 tahun anggaran 2020 keluar,sehingga bisa melanjutkan kembali pembangunan yang menjadi program berjalan pemerintah desa Tangsi Duren dalam memberikan sarana infrastruktur yang memadai bagi masyarakat Desa Tangsi Duren dan juga sekitarnya. Tidak lupa selaku Camat Kabawetan bapak Yunanto memberikan kritikan dan masukan kepada Pemdes Tangsi Duren agar didalam pembangunan tidak salah langkah.

Jurnalis: Riko Andriansyah,S.M

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.