Kampung Baru Salurkan BLT DD Tahap II Salur 1



Rejang Lebong RI News - Pemerintah desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu kembali menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa anggaran tahun 2020 tahap II(dua) yang dilaksanakan di Balai desa Kampung Baru.


Bantuan langsung tunai tahap dua salur satu ini sebesar Rp 300 ribu/perbulan yang diterima warga selama tiga bulan. Bantuan yang diberikan untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan keluarga yang terdampak Covid-19, sebanyak 29 KK disini yang mendapat bantuan, mayoritas warga yang lanjut usia yang nenerima bantuan, hal sama dengan tahap satu sebelumnya cuman ada yang di ganti penerimanya, ujar kepala desa Kampung Baru.


Turut hadir dalam acara pembagian tersebut camat Selupu Rejang bapak Arif, P3U kec. ibu Yeni, Kepala Desa Kampung Baru Bapak Syahid BS. BABINSA bapak Aris, pendamping bapak Popi, BPD, serta seluruh perangkat desa Kampung Baru.

Dalam penyaluran bantuan tersebut semua tamu undangan baik penerima dan pemerintah desa tetap mematuhi protokol kesehatan.


Syahid Basri selaku kepala desa  menyampaikan
"dalam penerimaan bantuan tahap 2 salur 1  ini ada yang diganti, hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan pada pembagian BLT tahap 1 salur 3 yang lalu, untuk salur  ini berjumlah Rp. 300 ribu ini juga sudah di sampaikan pada musyawarah sebelumnya, jadi jangan kaget atau bingung kenapa jumlahnya berubah karena sudah disampaikan jauh-jauh hari" tegas kepala desa.

Beliau berharap kepada penerima untuk menggunakan bantuan tersebut dengan  memberi keperluan sehari-hari bukan untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

"Gunakan bantuan ini sebaik mungkin, gunakan bantuan ini untuk keperluan sembako, utamakan kebutuhan sehari-hari jangan gunakan bantuan ini untuk foya-foya"ungkap beliau.

Camat berpesan yang diwakilkan kasi P3U ibu Yeni, beliau menyampaikan semoga bantuan ini benar-benar manfaat bagi penerima, gunakan untuk perekonomian seperti kebutuhan primer.

Beliau menambahkan untuk kepala desa dan perangkat untuk segera melengkapi berkas administrasi karena apabila nanti ada pemeriksaan dari inspektorat semuanya tidak kocar-kacir. jelasnya.

(Ficky).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.