Balai Besar TNKS Provinsi Bengkulu Sosialisasi Perlindungan Habitat Tumbuhan dan Satwa Liar



Rejang Lebong RI NEWS - Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang menjadi tuan rumah kegiatan penyuluhan program pengenalan tentang undang-undang perlindungan Habitat tumbuhan dan satwa liar yang di lindungi oleh negara.


Kegiatan berlangsung di balai desa Sambirejo yang dihadiri langsung Tim dari TNKS kabupaten Rejang Lebong yaitu:Bapak Tansri selaku Kepala Resort TNKS Rejang Lebong, bapak Kusnan anggota TNKS Rejang Lebong,Syaiful Erwanto anggota TNKS Rejang Lebong,Edi Sriyanto anggota TNKS Rejang Lebong.


Didalam pemaparan oleh tim TNKS menjelaskan kepada masyarakat, dilarang memburu, membunuh, dan memperdagangkan satwa liar yang dilindungi oleh negara karena merusak habitat hutan juga menjelaskan tentang sanksi pidana apabila melanggar undang-undang tersebut, adapun beberapa poin inti dari penyampaian beliau: -Setiap orang yang menangkap,melukai,membunuh,menyimpan,memiliki,memelihara,mengangkut,dan memperniagakan satwa dilindungi dapat dikenai pidana penjara 5 tahun dan denda RP.10.000.000,- (UU RI No.5 tahun 1990). -Laporkan segera apabila Anda mengetahui tindak kejahatan terhadap satwa dilindungi dan dilarang diperdagangkan. -Keselamatan manusia dan satwa liar dilindungi adalah sama-sama penting, segera laporkan apabila terjadi konflik satwa liar untuk menghindari kerugian bagi kedua belah pihak. -Lestarikan kawasan Taman Nasional Kerinci  Seblat untuk kesejahteraan kita semua.

Dengan penyuluhan ini diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga flora dan fauna yang ada di muka bumi ini juga bisa memberikan informasi kepada masyarakat lain untuk sama-sama menjaga hutan lindung TNKS.

Jurnalis : Riko andriansyah.S,M

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.