Pemdes Lemeu Pit Salurkan BLT-DD Tahap III, "Kades":Tanyakan Manfaat Kepada KPM


Lebong-RI NEWS-Setelah suksesnya penyaluran bantuan langsung tunai dana desa tahap kedua, rabu 22 juli 2020 bertempat di kantor desa lemeu pit, pemerintah desa lemeu pit kecamatan lebong sakti kabupaten lebong provinsi bengkulu, salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT-DD) tahap ketiga yakni untuk bulan juni sebanyak 111 KK penerima manfaat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh bapak Beni Paryanto selaku kepala desa, dihadiri camat lebong sakti, babinsa, babinkamtibmas, pendamping kecamatan, pendamping desa, BPD, pemerintah desa serta relawan covid-19.
Dalam sambutan sekaligus arahannya  selaku camat lebong sakti Hj.Gusmawati,SH.MH  menyampaikan, semoga dengan adanya bantuan langsung tunai yang dianggarkan melalui dana desa ini, dapat mengurangi beban masyarakat dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai uangnya disalah gunakan, mengingat dampak dari virus corona ini sangat-sangat mempengaruhi kehidupan sosial, ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.Jadi gunakanlah sebaik mungkin untuk kebutuhan sehari-hari." tegasnya.
Disalurkan secara langsung tunai kepada 111 KK penerima manfaat, adapun penerima manfaat yang tidak bisa hadir karena faktor usia dan kesehatan, dengan dipimpin langsung oleh kepala desa, didampingi babinkamtibmas, bpd, pemerintah desa serta tim relawan covid, diserahkan langsung kerumah-rumah mereka.

Saat diwawancarai tim Media Revolusi Indonesia Beni Paryanto menyampaikan, syukur alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, dengan  tetap mengedepankan protokol kesehatan serta maklumat kapolri, setiap penerima manfaat maupun tamu undangan yang hadir wajib mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan jaga jarak.

Dalam sambutannya kepala desa juga mempertanyakan kepada penerima manfaat, BLT-DD yang telah disalurkan yakni tahap 1 dan 2 telah digunakan untuk apa saja,
"dengan bergantian para penerima manfaat bantuan langsung tunai dana desa ini menjawab, yakni para penerima manfaat menggunakannya bervariasi, ada yang untuk modal usaha seperti jualan sayur, jualan bakso bakar, ada yang menjadikan modal untuk bertanam palawija ada yang membelikan bibit ikan, ada yang membeli kebutuhan pokok, ada juga untuk keperluan sekolah anak-anak mereka, dan ada juga penerima manfaat yang menggunakan untuk berobat".

 Mendengar jawaban itu langsung dari penerima manfaat, Beni Paryanto sangat-sangat merasa puas."ia saya puas sekali, berarti apa yang selalu kita sarankan ,baik itu dari pihak kecamatan, babinsa, babinkamtibmas, maupun kami dari pemerintah desa itu benar-benar dilaksanakan oleh masyarakat, bantuan langsung tunai dana desa ini benar-benar sesuai dengan manfaat yang pemerintah harapakan" untuk membantu perekonomian dan kebutuhan pokok akibat dampak dari pandemi virus corona ini" jelasnya(kades).

( Fikri )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.