Pemdes Lubuk Muda Menyerahkan (BLT-DD) Tahap ll Kepada 71 KK


Musirawas RI News-Pemerintah Desa (Pemdes) lubuk muda Kecamatan muara Kelingi kabupaten Musirawas, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap II bulan Mei tahun 2020 di halaman kantor desa lubuk muda, Kamis (18/06/20).


Kepala Desa lubuk muda bersama perangkatnya menyerahkan langsung BLT DD kepada 71 orang dengan kategori miskin / rentan miskin, belum terdata, keluarga sakit menahun, dan putus mata pencaharian. Penyaluran itu juga dihadiri oleh tim pemerintah kecamatan muara Kelingi,Babinsa, Babinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa lubuk muda, serta Pendamping Desa (PD), serta masyarakat penerima BLT desa setempat.


Pantauan Media Revolusi Indonesia di lapangan, penyaluran BLT DD secara simbolis diserahkan langsung oleh Kepala Desa lubuk muda Mifta. Penyaluran juga sesuai protokol kesehatan menggunakan protap pemerintah tentang Covid-19.


Mifta Kepala Desa lubuk muda mengatakan, alhamdulillah saat ini Desa lubuk muda sudah bisa merealisasikan penyaluran BLT DD tahap II bulan Mei tahun 2020.


  • "Semoga penyaluran BLT DD ini membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19", ujarnya.


Lebih lanjut, Mifta menyampaikan bahwa, penggunaan Dana Desa untuk BLT, dilaksanakan sesuai dengan yang telah diatur dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) nomor 04 Tahun 2020 tentang BLT DD. Dan dengan persetujuan Bupati melalui camat dengan keputusan camat , pengesahan keluarga calon penerima BLT. Bantuan sebesar Rp. 600.000 akan diterima selama Tiga bulan dan pencairan saat ini merupakan tahap kedua bulan Mei yang disalurkan kepada warga penerima bantuan langsung tunai (BLT).


  • "Semoga 71 Kepala keluarga yang menerima bantuan serta seluruh elemen masyarakat tetap rukun melawan Covid-19, dan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19", tuturnya.


Mifta kades lubuk muda juga menjelaskan, BLT DD ini beda dengan program keluarga harapan ( PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Karena BLT DD diberikan langsung berupa uang tunai kepada keluarga penerima.

“Penerima BLT DD, tidak boleh rangkap dengan bantuan lain. Kalau dobel langsung dicoret. Itu juga ada pernyataan dari yang bersangkutan, bahwa belum menerima PKH, BPNT atau yang lainnya", terangnya.

"Alhamdulillah berkat kerjasama antara Pemerintah Desa serta perangkat desa, Pendamping Desa, program BLT DD ini bisa tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran", ucap Mifta.



Jurnalis


Rinof

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.