Ini 3 Konsultan Asing Pembangunan Ibu Kota Baru



JAKARTA - Pemerintah mengatakan terdapat tiga perusahaan asing yang menjadi konsultan dalam pembangunan ibu kota baru. Tiga perusahaan tersebut antara lain Mckinsey Indonesia, Nikken Sekkei, dan Aecom.

"Pertama kan Mckinsey sudah di-hire bappenas, sekarang ada Nikken Sekkei dari Jepang, sudah dipakai oleh Masasyoshi. Ketiga kita pakai dari AS, Aecom," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di kompleks istana kepresidenan.

Sebelumnya, Pemerintah sudah memilih McKinsey Indonesia sebagai konsultan untuk mempersiapkan masterplan pemindahan ibu kota baru.

Luhut menambahkan, nantinya Aecom dan Nikken Sekkei akan menjadi konsultan untuk membuat desain ibu kota baru. Menurut dia, Nikken Sekkei sudah berpengalaman membuat design kota besar.

"Nanti kota ini betul-betul desainnya itu dilakukan oleh konsultan internasional," tambah Luhut.

Meski terdapat perusahaan asing yang turut mendesain ibu kota baru, tetapi Luhut juga memastikan pemenang sayembara desain ibu kota baru tetap diikutsertakan dalam mendesain ibu kota baru ini.

Menurutnya, dengan keikutsertaan pemenang sayembara, maka warna Indonesia tidak akan hilang.


Sebelumnya, Dewan Juri Sayembara Desain Ibu Kota Baru menetapkan desain dengan judul 'Nagara Rimba Nusa' sebagai Pemenang Pertama diikuti oleh desain dengan judul 'The Infinite City' sebagai pemenang kedua, dan judul 'Seribu Galur' sebagai pemenang III.

Sementara itu, anggota dewan pengarah ibu kota baru Tony Blair mengatakan, pemindahan ibu kota negara ini tidak hanya sekedar membangun ibu kota baru, tetapi ibu kota yang didesain dengan sangat bersih dan hijau dan juga menjadi ibu kota yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Saya rasa proyek ini sangat menarik," kata Tony.

Hal senada pun disampikan oleh anggota dewan pengarah ibu kota baru Masayoshi Son. Dia berhrap, adanya ibu kota baru ini akan bisa memberikan kebahagiaan pada masyarakat. 

Net

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.