Gerak Cepat, Pemdes Teluk Dien Salurkan BLT-DD Tahap II dan Laksanakan Titik Nol Tahun Anggaran 2020


Lebong RI NEWS-Setelah suksesnya penyaluran bantuan langsung tunai dana desa tahap pertama, senin 15 juni 2020 bertempat di kantor desa teluk dien, Pemdes teluk dien kecamatan rimbo pengadang kabupaten lebong provinsi bengkulu salurkan BLT-DD tahap kedua kepada 45 KK penerima manfaat, disalurkan melalui rekening bank BPD cabang topos.


Dilanjutkan dengan kegiatan titik nol persen pembangunan fisik padat karya tunai dana desa tahun anggaran 2020.Dimana untuk tahap pertama ini yakni pembangunan pelapis tebing sepanjang 200m dengan tinggi 2m, yang berada di dusun 1.


Dipimpin langsung oleh kepala desa teluk dien, Jon kenedi dihadiri camat rimbo pengadang, babinsa, babinkamtibmas, tenaga ahli kabupaten, pendamping desa, bpd, pemerintah desa serta masyarakat desa teluk dien.


Lasmudin,SH selaku camat rimbo pengadang menghimbau kepada seluruh penerima manfaat batuan langsung tunai dana desa, gunakanlah uang tersebut dengan sebaik mungkin, jangan sampai disalah gunakan.Kita belum tau pasti kapan pandemi virus corona ini akan berakhir, tetap patuhi protokol kesehatan dan maklumat kapolri.

Harapan saya selaku camat rimbo pengadang, kegiatan fisik infrastruktur padat karya tunai yang menggunakan anggaran dana desa tahun anggaran 2020 ini, pemerintah desa dapat mengerjakan kegiatan tersebut sesuai dengan prosedur.Sehingga nantinya dana desa ini tidak disalah gunakan, dan masyarakat benar-benar menikmati adanya anggaran dana desa ini"tegasnya".

Selaku kepala desa Jon Kenedi kepada Tim Media Revolusi Indonesia menyampaikan, untuk kegiatan fisik padat karya tunai dana desa tahun anggaran 2020 ini, yakni untuk tahap pertama ini pembangunan pelapis tebing, sesuai dengan hasil musrenbangdes.Ia berharap semoga kegiatan pembangunan fisik ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan suatu apapun.

Jon Kenedi juga mengajak seluruh pemerintah desa, bpd serta seluruh lapisan masyarakat, mari kita kerja sama dan kerja bersama, mengawasi dan mengontrol anggaran dana desa ini, agar dalam penggunananya selalu tepat sasaran.

( Fikri )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.