Relawan Desa Sukamenang Lawan Corona



Muratara RI News - Lebih dari 50 orang relawan desa Sukamenang kecamatan Karang Jaya kabupaten Muratara yang diketuai oleh kepala desa bapak Jamil dibantu oleh perangkat desa juga diiringi tokoh masyarakat, BPD, lembaga Adad, tokoh agama, tokoh pemuda, bidan desa juga dari perwakilan dinas kesehatan.


Kegiatan ini bertujuan mengajak relawan desa untuk menyemprot cairan Disinfektan untuk memerangi dan melawan corona atau covid-19 yang sekarang sedang menghantui dunia, agar virus corona tidak menyebar ke desa sukamenang dan sekitarnya, kepala desa Sukamenang bapak Jamil seorang kepala desa termuda di kabupaten Muratara menghimbau kepada relawan agar dapat menyemprot yang paling diutamakan adalah yang biasa tempat sering di kunjungi banyak orang seperti kantor kepala desa, masjid, mushola, balai desa dan rumah sekolah, antusias masyarakat Sukamenang sangat bersemangat untuk memerangi COVID-19 agar tidak bisa mampir di desanya maka relawan bersedia menyemprot disepanjang jalan dan keseluruh halaman rumah warga dengan menggunakan semprotan manual serta semprotan mesin Stem yang membawa tangki berisi 500 liter di bawa menggunakan 7 unit mobil masing masing membawa tangki 500 liter.



Bapak Jamil menghimbau kepada masyarakatnya agar jangan menebarkan kepanikan dalam menghadapi virus corona ini tebarlah kebiasaan seperti jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak juga harus rajin cuci tagan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas juga harus banyak makan makanan yang bergizi agar dapat menambahkan ketahan tubuh .


Bapak Jamil telah mengadakan rapat desa yang tujuannya untuk menghidari dari corona yang mana hasil keputusan rapat sementara memutuskan mata rantai virus corona ini yang pertama melarang memasukkan barang berupa apapun yang datangnya dari luar desa juga simpan pinjam uang berupa apapun yang datangnya dari luar daerah karena mengantisipasi agar virus yang menghatui dunia tidak tersebar di desa Sukamenang ucap beliau kepada wartawan Revolusi "lebih baik mencegah daripada mengobati".


Jurnalis 

Samsi Asmar

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.