"Seperti Kubangan" Jalan Utama Desa Pedalaman Kecamatan Rawas Ilir



Muratara RI News - Jalan dari desa Tanjung Raja menuju desa Pauh dan Ketapat Bening banyak sekali jalan yang rusak apalag musim hujan sekarang ini . Pengendara sepeda motor banyak sekali yang mengeluhkan kondisi jalan di karrnakan sangat sulit untuk mencapai tujuannya karena melintasi jalan tersebut yang becek dan berlobang dan di genangi air bercampur tanah merah yang sangat lengket sekali, pengendara roda dua terpaksa membawa sepotong ranting kayu untuk mecongkel tanah merah yang lengket di antara ban dan  spakbor motornya, baru berjalan setengah meter terpaksa mencongkel lagi dikarnakan tanah yang lengket di spakbor motornya membuat terhentinya roda berpurar
tidak sedikit masyarakat mengeluhkan kondisi jalan tersebut apalagi kendaran roda dua. Karena tidak semua orang bisa beli mobil bagi rakyat kecil cuma punya sepeda motor alangkah sulid untuk melakukan aktivitasnya sehari hari untu melewati jalan yang sangat licin dan lengket.

Banyak masyarakat yang membutuh jalan tersebut sebab ada beberapa desa dari Tanjung Raja, Mekarsari, Air bening, Ketapat bening, Pauh 1 dan Pauh. Semuanya melewati jalan ini tapi posisi sekarang ini banyak masyarakat terkurung tidak berani keluar karna kondisi jalan yang mengkhawatirkan.


Salah satu warga desa Mekarsari saat di wawancarai tim media Revolsi mengeluhkan keadan jalan tersebut mereka memohon kepada pemerintah daerah muratara dan yang terkait lainnya agar dapat memberi pengerasan jalan agar masyarakat desa dari Pauh, Ketapat bening menuju Tanjung Raja kecamatan Rawas ilir menikmati jalan tersebut.

Semoga pemerintah dan pemerintah kab Muratara dan pihak-pihak terkait cepat tanggap dalam menyelesaikan permasalah di desa pedalaman untuk jalan rusak tersebut agar masyarakat bisa meningkatkan perekonomian seperti pelancaran membawa hasil panen dan perdagangan dll.

Jurnalis

Samsi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.