"KEMENSOS" Rilis Program Sembako, KPM Terima Rp150 Ribu Per Bulan


RI NEWS - Per januari 2020, program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikelola kementerian sosial resmi bertransformasi menjadi program sembako.Transformasi ini dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Menteri Sosial (MenSos) Juliari P Batubara mengatakan pada program sembako, indeks bantuan ditingkatkan dan jenis komoditas yang dapat dibeli oleh KPM di perluas.Tidak hanya berupa beras dan telur seperti program BPNT.Program BPNT yang kini disebut program sembako,dari indeks BPNT Rp.110.000,- sekarang menjadi Rp.150.000,-.Ada penambahan Rp.40.000,-.Sesuai peraturan , itu dialokasikan untuk membeli beberapa bahan makanan seperti daging, ayam, ikan dan sayur-sayuran.Inilah yang direferensikan presiden Jokowi sebagai sembako murah."ujar" mensos Juliari.
Penambahan Bantuan sosial (Bansos) ini dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat berpendapatan rendah, untuk membeli bahan pangan bervariasi.Selain itu, program sembako ini juga bertujuan untuk dapat membantu pencegahan stunting.Dengan memperhatikan gizi dari bahan pangan yang diberikan.

"Seperti kita ketahui, tingkat stunting cukup tinggi, sehingga kementerian sosial ingin berkontribusi dalam penanganan masalah stunting" jelas Juliari.

Terkait data penerima manfaat ini, Kemensos meminta kerja sama dari daerah kabupaten/kota, untuk memberikan update data warga penerima manfaat, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. (Fikri)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.