Pemindahan Ibu Kota Masuk PROLEGNAS 2020

RI NEWS - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  RI, menetapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur sebagai Program Legislasi Nasional (PROLEGNAS) prioritas tahun 2020.

Hal itu ditetapkan dalam rapat paripurna di kompleks MPR/DPR RI, Senayan Jakarta, pada Rabu 22 Januari 2020.Penetapan prolegnas prioritas 2020 dipimpin langsung wakil ketua DPR Muhaimin Iskandar.
Rancangan undang-undang tersebut dilakukan menggunakan mekanisme omnibuslaw, mengingat waktu pemindahan ibukota negara tidak lama lagi.

Pemerintah benar-benar gerak cepat dalam pemindahan ibu kota baru.Jokowi sendiri sering memamerkan desain ibu kota pada saat acara-acara instansi pemerintah.Ia mengungkapkan bahwa IKN merupakan Kota Baru yang bernama Nusa rimba yang artinya kota hijau, smart city, compact city.
Keseriusan pemerintah dalam merealisasikan pemindahan IKN ke Kalimantan Timur juga terlihat dengan merekrut 3 tokoh internasional yaitu presiden softbank corp masayoshi son, putra mahkota Abu Dhabi   Mohamed Bin Zayed (MBZ), dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony biarr.

Tujuannya agar ada sebuah kepercayaan bagi investor yang mau menanamkan modalnya di proyek pemindahan ibu kota baru ini. Pasalnya investasi yang dibutuhkan sangat besar yaitu sekitar 466 triliun.Porsi pemerintah hanya 100 triliun, sedangkan sisanya melalui skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP), swasta murni"imbuhnya"Jokowi. (net)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.