Mangkir" Lagi Pt LONSUM Hiraukan Perintah Bupati


Muratara Ri News - Lagi-lagi rapat mediasi berlangsung ricuh penuh ketegangan antara pihak pemerintah desa Bina Karya dengan pemerintah kabupaten Muratara, rapat yang berlangsung di kantor Bupati Muratara yang bertempat di ruang Bina Praja di penuhi aksi heroik gebrak meja akibat mencuatnya emosi perserta sidang karena tidak hadirnya pihak Pt LONSUM.
Pihak Pt LONSUM melanyangkan secarik kertas pembelaan atas kepemilikan lahan 240 plasma yang bermasalah, di dalam pembacaan lampiran pembelaan pihak Pt LONSUM yang disampaikan kepada kabupaten Muratara langsung di sangga berat oleh Indra selaku kuasa hukum desa Bina Karya, masyarakat Bina karya merasa di lecehkan karena pihak Pt LONSUM beberapa kali mangkir dalam rapat undangan resmi yang dilayangkan oleh bapak Syarif Hidayat selaku Bupati Muratara.
Rapat terbuka Selasa, 7 Januari 2020 dipimpin oleh Bapak Setda Alwi Roham, S.Sos dan ikut dihadiri juga oleh Bapak Ir. Suhardiman dari Badan Pertanian, Bapak Dumiayati selaku Kades Bina karya juga pihak-pihak yang terkait lainnya sepakat membentuk tim kecil untuk pencarian fakta yang nantinya akan melibatkan pihak BPN sehingga kepemilikan lahan 240 terlampir dengan jelas apakah HGU Pt LONSUM ??? Atau Sertifikat masyarakat ??? Sebagai kepemilikan Sah, tim ini nantinya akan berkerja secara independen yang akan merumuskan hasil untuk hasil penetapan.
Dalam wawancara langsung kepada masyarakat mereka mengharapkan " didalam proses perkara yang berlangsung diatas lahan yang bermasalah tidak melakukan aktivitas baik dari Pt LONSUM atau dari pihak masyarakat itu sendiri".


Jurnalis


Diko

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.