Pembangunan SANIMAS Desa Duku Ilir Diduga Menyalahi RAB

Rejang Lebong RI NEWS- Desa Duku Ilir kecamatan Curup Timur kabupaten Rejang Lebong telah diduga menyalahi RAB dengan pembangunan sanitasi berbasis masarakat( SANIMAS -ISDB) pembangunan sistem pengolahan air limbah domestik terpusat (SPALD-T) tahun 2019, dengan sumber dana LOANIND-167 ISLAMIC DEVELOPMENT BANG(ISDB) dengan pelaksana BKM SUKA MAJU/KSM SEPAKAT 2 adapun pembangunan tersebut ada dua sistem seperti BAK penampung limbah masarakat dan juga pembuatan beronjong (TPT) dengan anggaran pagu dana 425,000,000 juta, tim investigasi Revolusi mendapat laporan masyarakat bahwa pembangunan SANIMAS yang sedang berjalan di desa Duku Ilir tidak sesuai dengan anggaran dana yang begitu besar seperti :
1. Pembuatan beronjong yang seharusnya mengunakan batu kali,namun yang terpakai batu gunung, sedangkan dari harga meterial tersebut begitu jauh selisih harganya.
2. Pembelanjaan meterial seperti batu sprit hanya sampai dialokasi enam kubit, sedang kan di pembukuan 12 kubit.
3. Pembelanjaan batu 23 hanya sampai di alokasi satu engkel sedangkan di pembukuan bapak bendahara KSM dua engkel.



Tim investigasi Revolusi langsung turun kelapangan untuk mengecek pembangunan SANIMAS yang hampir 100% selesai tahun 2019 memang benar adanya laporan masyarakat yang tidak mau di sebut namanya, ia sanggup menjadi saksi mata apa bila di butuhkan harapan masyarakat melalui tim Revolusi semoga pihak pemerintah segera menindak lanjuti pembangunan yang berada di desa mereka dan juga laporan masarakat ini akan kami tindak lanjuti melalui media cetak PT Media Revolusi agar cepat di tindak lanjuti pihak pihak terkait jangan sampai ada unsur penyelewengan dana tutur warga desa Duku Ilir.

Jurnalis

Yesman

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.