Pembangunan Masjid Al-Muttaqin Belumai Dua

Rejang Lebong RI News - Warga Belumai Dua bersama kepala desa ibu Supini dan perangkat desa adakan gotong royong pembangunan masjid Al-Muttaqin.

Timbulnya inisiatif untuk pembangunan kembali masjid Al-Muttaqin desa Belumai Dua berawal setiap perayaan hari raya  baik itu hari raya idul Fitri maupun hari raya idul Adha karena kapasitas bangunan lama tidak memadai untuk bisa menampung jemaah di Belumai Dua.

Ibu kepala desa bersama warga mengajukan proposal Kedewan Masjid untuk pembangunan kembali masjid Al Muttaqin desa Belumai Dua karena belum adanya tanggapan dari dewan masjid warga desa belumai dua mengadakan musyawarah kembali untuk pembangunan masjid tersebut, hasil dari kesepakatan tersebut walaupun belum adanya bantuan dari pemerintah, dewan masjid ataupun dari para dermawan lain warga bersama bersama adakan gotong royong baik materi maupun tenaga.

Untuk gotong royong pembangunan masjid marga desa Belumai Dua di buat secara bergiliran setiap hari enam orang warga tapi waktu hari-hari tertentu contohnya waktu cor beton seluruh masyarakat desa Belumai Dua gotong royong semua.
Masjid yang di bangun dengan ukuran 21m×21m dua tingkat  yang di komandoi kepala tukang bapak Adi Suparno dan dua tukang ahli nantinya dengan harapan bisa menampung umat Islam di desa bumai dua dan nanti akan di buat juga untuk lantai bawah untuk  ruangan TPA dan gudang barang barang.
Saat dikunjungi team jurnalis media Revolusi Indonesia ibu kepala desa di lokasi pembangunan masjid mengatakan "kami warga desa Belumai Dua walaupun bangunan ini sudah berjalan masih berharap supaya ada para donatur baik itu dari pemerintah maupun dari dewan masjid atau masyarakat lain agar bisa terealisasi sampai seratus persen" ungkap beliau.

Untuk itu jika ada donatur yang ingin menyisihkan hartanya untuk pembangunan masjid Al Muttaqin desa Belumai Dua bisa menghubungi pengurus masjid desa Belumai Dua atau bisa menghubungi ibu kepala desa belumai dua.

Jurnalis

Deni

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.