Kades Pateng Pukuli Pelapor Kesal di Audit Dana Desa


Bengkulu RI News-Tim khusus Inspektorat Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, kembali melakukan audit atas penggunaan Dana Desa(DD)Pateng, Kecamatan Jailolo, tahun 2017 hingga 2018, Selasa (12/11/2019).

Namun, pemeriksaan yang  baru berjalan  beberapa menit, Kades Pateng Kader Hi.Hasim  mulai membuat ulah sehingga mengakibatkan terjadinya kericuhan.

Kericuhan ini berawal ketika tim audit Inspektorat melakukan BAP (berita acara pemeriksaan) terhadap satu persatu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) maupun masyarakat sebagai pelapor.

Hanya saja begitu tiba giliran Ketua BPD, Yamin Yoi Sangaji yang di BAP, tiba-tiba Kepala Desa Pateng, Kader H Hasim geruduk masuk langsung mencekik leher Yamin dan menariknya hingga terbaring di lantai Kantor Desa Pateng.

“Saya tidak tau apa-apa, tiba-tiba proses BAP tidak disangka kepala desa langsung mencekik dari belakang dan menarik saya hingga terbaring di lantai kantor desa,” jelas, Yamin.

Tak sampai disitu, setelah mencekik leher ketua BPD, kades langsung berlari keluar dan mencari masyarakat yang melaporkannya lalu memukulnya hingga jatuh dan terluka.

Usai dari tindakan kades tersebut. Ilyas Muda, salah satu masyarakat desa pateng yang juga korban dari pemukulan mendatangi Polres Halbar guna melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan kepala desa Pateng.

“Seorang kepala desa yang harusnya melindungi masyarakatnya bukan malah memukul. Karena itu, kami sudah laporkan masalah tersebut kepada pihak penegak  hukum,” kata Ilyas.

Ilyas Menambahkan, Untuk laporan tindakan kekerasan yang di lakukan kades pateng itu sudah berada di tangan pihak kepolisian.”jadi kita serahkan proses hukumnya ditangani langsung oleh pihak kepolisian,”cetusnya.

Sementara, Kapolres Halbar AKBP Aditya Laksimada yang dikonfirmasi  menegaskan, kaitan dengan dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh kades  terhadap warganya tersebut bakal ditindak lanjuti.”Sesuai SOP akan ditindak lanjuti ke unit Reskrim”singkat Kapolres.(net)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.