Latihan Prosesi Arak-arakan Sambut Pengantin Muara Lintang Lama Pobar

Empat Lawang RI News-Adat istiadat tari arak-arakan sambut pengantin kabupaten Empat Lawang masih terus dijaga oleh masyarakat suku Lintang di kabupaten Empat Lawang.

Prosesi arak-arakan ini biasa dipakai dalam menyambut pengantin laki laki merupakan prosesi pernikahan adat suku Lintang kabupaten Empat Lawang yang digelar sebelum pengantin laki-laki naik ke rumah mempelai wanita sebelum sah menjadi sepasang suami-istri secara agama.

Adat istiadat seperti ini di lestarikan oleh masyarakat desa Muara Lintang Lama kecamatan Pendopo Barat kabupaten Empat Lawang, biasanya malam hari sehabis sholat isya para pemuda pemudi, bapak-bapak dan ibu-ibu berkumpul di rumah kepala desa bapak Samsul Wijaya, SE yang akrab dipanggil Akor untuk mengadakan latihan tari arak-arakan sambut pengantin adat suku Lintang.

Biasanya dalam latihan ini ada pemandunya seperti ada ketua bapak-bapak disini ditunjuk bapak Rol dan ketua ibu-ibu di sini di tunjuk ibu Nastiti, ada bendahara ditunjuk bapak Naser dan kepala desa sebagai pengayom.

pada tradisi suku Lintang kabupaten Empat Lawang digelar di rumah mempelai wanita sebelum naik kerumah pokok (rumah mempelai wanita). Anggota tari adat yang berjumlah 43 orang mengadakan tari dahulu di halaman rumah mempelai wanita dan biasanya ada juga atraksi Kuntau (Silat Tradisional).
Meskipun seiring berkembangnya zaman, sudah banyak pernikahan dalam tradisi suku lintang tidak lagi memakai adat istiadat ini tapi masyarakat desa Muara Lintang Lama bersama kepala desa berkomitmen akan melestarikan supaya tidak hilang ditelan zaman.

Masyarakat desa Muara Lintang Lama membuat kelompok tari adat di beri nama group "Sempurna" supaya selain belajar menjaga budaya Lintang ini bisa memupuk tali silaturahmi antar masyarakat desa.

Team penelusuran adat istiadat Sabang Merauke Media revolusi Indonesia akan menelusuri budaya Suku  Indonesia yang hilang.

Jurnalis

Deni

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.