Header Ads

Masyarakat Laporkan "Banyaknya Tumpukan Sampah" Akibat Drainase Yang Tidak Tuntas Di Desa Garut



Lebong-RI NEWS-Jum'at 06-september-2019,masyarakat desa garut kecamatan amen kabupaten lebong provinsi bengkulu, laporkan banyaknya tumpukan sampah yang ada di drainase yang berada di desa garut.Drainase yang dimiliki kabupaten lebong ini terputus didesa garut,sehingga banyaknya sampah itu,sekarang tertumpuk dan menjadi wabah penyakit.

Tim Investigasi Media Revolusi Indonesia memantau langsung ke lokasi yang dilaporkan oleh masyarakat.Benar terlihat banyaknya sampah yang tertumpuk dan menimbulkan aroma yang tidak sedap.Hal ini diakibatkan kurang matangnya pemerintah kabupaten lebong dalam merencanakan pembangunan drainase ini.Yang terlihat sekarang   drainase yang terputus didesa garut ini,berbanding terbalik dengan manfaat drainase itu sendiri. Bukannya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan pemukiman,malah menjadi wabah penyakit bagi masyarakat.
SAMSUL ELAMSYAH selaku kepala desa juga membenarkan hal ini,ia juga telah beberapa kali mengusulkan dalam musrenbang,namun belum ada realisasi dari pemerintah daerah dan dinas terkait kabupaten lebong.Sudah jelas drainase itu milik kabupaten dan jalan raya yang ada didesa garut ini juga menjadi jalan alternatif untuk masyarakat.Sangat disayangkan akibat drainase yang tidak tuntas ini,membuat sampah yang datangnya kita tidak tau (mengikuti alur drainase) tertumpuk didesa garut yang menjadiknnya wabah penyakit untuk masyarakat.

Harapan kami masyarakat desa garut,masalah ini dapat direspon (ada penyelesaian) secepat-cepatnya oleh dinas terkait.Mengingat pentingnya kesehatan bagi masyarakat dan pentingnya kelestarian lingkungan pemukiman.Tentu hal ini sangat-sangat berpengaruh dengan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.( Fikri )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.