SANGGAR BAMBU RUNCING & PEMUDA KEPAHIANG PEDULI TERHADAP KESENIAN DAERAH




Kepahiang RI News- Sanggar Bambu Runcing Kabupaten Kepahiang giat melakukan latihan tarian dan kesenian musik tradisional Provinsi bengkulu.

Sangar Bambu Runcing yang didirikan sejak tahun 2012, biasanya disebut dalam keseharian para anggota dengan sebutan sanggar BMB Kepahiang. Sanggar  ini terus melestarikan kesenian di Daerah provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Kepahiang, Senin 18/3/2019


Agar tetap terus lestari dan tidak hilang terlupakan, dengan 90 orang anggota aktif mewakili dari beberapa sekolah di kepahiang sanggar Bambu Runcing ini jelas tidak di ragukan lagi prestasi nya baik di kabupaten maupun provinsi sementara.

Bapak Eko Purwanto selaku pemimpin dan juga sebagai pelatih sangar Bambu Runcing, ia mengatakan kepada wartawan revolusiindonesia.com untuk jam latihan para anggota sangar Bambu Runcing dilakukan setiap sore pukul 03:00 Wib, supaya tidak menganggu jam sekolah mereka dan waktu latihan lebih fokus dan rileks,

Dan tempat untuk kami latihan saat ni kami menggunakan halaman kantor Dispora, dikarenakan tempat biasa kami latihan di lokasi sekretariat sanggar di Kelurahan Dusun Kepahiang belum memadai. Jelas Eko Purwanto

Lanjut, Ada pun alat musik yang di gunakan dalam pentas seni yang sering di laksanakan yaitu berupa "Dool, Kulintang, Gong dan juga di kolaborasi kan dengan seruling.

Dan tarian tradisional berupa Tari Kejei dan Tari Kreasi sanggar Bambu Runcing juga di kolaborasi kan dengan seruling, dan dua tarian tradisional ini sering di gunakan di acara resmi seperti, acara
kedinasan, penyambutan tamu , acara adat dan pernikahan.

Dan ia juga menjelaskan dengan sebagian besar anggota kaum milenial pemuda Kabupaten Kepahiang, ia harapkan budaya asli Bengkulu ini tetap lestari dan terjaga sampai generasi yang akan datang, karena budaya dan kesenian ini adalah salah satu ciri khas dari Provinsi kita yaitu Provinsi Bengkulu. Kata Eko Purwanto (RDS)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.