LOBANG DI JEMBATAN SIAP MEMAKAN KORBAN





Kepahiang RI News- 19 MARET 2019 Pengendara dan warga sekitar mengeluhkan jalan yang berlobang di jembatan penghubung Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang, terhitung sejak bulan lalu sampai saat ini jalan berlobang ini terus bertambah dan membesar, sangat menjadi ancaman nyata bagi setiap pengendara yang melewati jembatan ini.

Lebih membahayakan lagi ketika hari hujan tiba lobang yang berkedalaman 15 Cm dengan lebar ¹/² Meter ini di genanggi air, sehingga sering membuat pengendara motor terjatuh saat melewati jalan berlobang di jembatan tersebut.

Abil (34) Pengendara yang setiap hari melintas di jembatan tersebut merasa sangat kesulitan untuk melewati nya, dikarenakan lobang yang ada di tengah jembatan tersebut sangat membahayakan warga sekitar, dan ia juga mengatakan sempat pernah memperbaiki jalan yang berlobang di atas jembatan tersebut dengan cara menyemen dari hasil sumbangan bersama warga sekitar.

Namun perbaikan dengan cara menyemen tersebut tidak bertahan lama dan hanya sia-sia di karenakan jalan tidak sanggup untuk menahan beban kendaraan yang melewati jalan tersebut, yang melebihi kapasitas jalan tersebut. Jelas, Yogi (27) warga sekitar

Dan ia mengatakan memang ada perbaikan tiga bulan yang lalu dengan cara menampal jalan tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum Kepahiang, namun jalan yang di perbaiki tidak bertahan lama, karena tidak memenuhi syarat standar jalan dan konstruksi.

Hingga sampai saat ini terus bertambah dan ada 7 Titi lobang di jembatan musi Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang, 3 di antaranya berdiameter cukup besar dan dalam.

Dari setelah perbaikan tiga  bulan yang lalu dari dinas Pekerjaan Umum Kepahiang hingga saat ini belum ada lagi tanggapan maupun perbaikan dari pihak terkait, "harapan warga dan pengendara inginkan secepatnya di perbaiki, untuk menghindari agar tidak memakan korban di jalan jembatan Musi Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Provinsi Bengkulu.




Editor : Amir Hamzah

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.