Ukiran kayu alami bernilai ekonomis tinggi " ala Desa Sugiwaras "



MUSIRAWAS RI NEWS  - kayu yang berumur puluhan tahun hingga ratusan tahun yang terletak di perkebunan masyarakat sudah roboh dan terlihat sangat mengganggu, kayu ini bertekstur keras dan berat bahkan sulit untuk di potong.


 Hal ini dimanfaatkan oleh masyarakat desa Sugiwaras sebagai salah satu sumber perekonomian, ahli pemahat dan pengukir kayu dengan teliti menjadikan kayu yang telah usang itu sebagai meja kerja, meja belajar, meja santai dan hiasan ruangan, dan konsumen bisa memesan langsung bentuk ukiran dan barang.



Warna yang mengkilap  dengan bentuk ukiran alami dari alam sangat indah dan menarik, harga yang ditawarkan juga terjangkau dari harga 1jt sampai 2,5jt tergantung dari bentuk dan tingkat kesulitan.

Wawancara langsung dengan bapak YAMADI selaku kepala Desa beliau mengatakan "ini adalah sebuah inovasi desa dan daya tarik desa yang bernilai ekonomis tinggi jadi saya berharap ini bisa dikembangkan di cari pangsa pasar sehingga usaha ini berjalan dengan maju jadi kita harus bersama sama menjaga, dan pihak pemerintah juga ikut menjadikan usaha ini sebagai icon Kabupaten MUSIRAWAS".

Usaha ukiran kayu seperti ini juga bisa memberikan penghasilan bagi warga, bahan yang diambil juga kayu yang sudah roboh puluhan tahun jadi tidak merusak hutan, melalui pemerintah diharapkan ukiran ini bisa masuk ke pasar pasar nasional bahkan internasional dan bisa mengangkat nama kabupaten Musirawas sebagai penghasil "ukiran kayu tua", yang bisa dipamerkan dikanca internasional. (Diko)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.